Postingan
CATATAN KECIL KESEKRETARIATAN MWC NU TANGGUL
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ajaran islam sudah paripurna, artinya segala sesuatu, masalah ada hukumnya, mulai dari paling kecil sampai masalah paling besar (baca: Fiqih). NU sebagai organisasi / jam'iyyah untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri pada Allah Swt untuk mencapai derajat dan maqom yang tinggi di sisi-Nya. Jika ada pengurus NU tidak memperbaiki dirinya, perlu introspeksi diri, dan tidak boleh tidak, Ybs harus (ada/di) evaluasi. NU mempunyai banyak badan otonom dan lembaga, semua tidak akan ada manfaatnya jika nahdliyin sendiri yang memanfaatkan dan memfungsikan. Pengurus NU yang menyimpang, melanggar AD/ART, dia dan / mereka adalah oknum (otomatis). jika ada seperti itu, statemen atas nama NU, tidak bisa dijadikan dasar dalam menyimpulkan keadaan NU di tempatnya. kecuali statemennya setelah ada perbaikan (waktu perbaikan sudah ada dalam islam, diantaranya : bertaubat, tidak mengulangi, ada perubahan yang baik dan atau lebih baik, dll), jika di qiaskan dalam organisasi, minta maaf (dalam musyaw...
BAHAYA WAHABI
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Senin, 14 Maret 2016 07:13 Nasional Surabaya, NU Online Umat Islam Indonesia harus belajar dari situasi yang terjadi di Timur Tengah. Jangan sampai kondisi damai yang ada di negara ini justru rusak karena hadirnya ajaran menyimpang, terutama dari kelompok Wahabi. Peringatan ini disampaikan Alhabib Syekh Samir bin Abdurrahman Al-Khauli Al-Rifai Al-Husaini saat mengisi materi Daurah Aswaja Internasional di gedung PWNU Jawa Timur, Ahad, (13/3). "Jaga Indonesia dari pengaruh ajaran yang menyimpang dari Ahlussunnah wal Jamaah. Kita jaga teguh ajaran yang penuh keteduhan ini jangan sampai diganggu dengan aliran ekstrim," katanya. Dengan menggunakan bahasa Arab, Syekh Samir menjelaskan, Islam menyebar di negeri ini tanpa kekerasan apalagi pertumpahan darah. "Islam datang ke Indonesia lewat perdagangan. Dan karena akhlak pembawanya akhirnya menimbulkan simpati sehingga masyarakat berbondong-bondong memeluk Islam," ungkapnya. Guru besar asal Leb...
Habib Rizieq: Semoga NU Sampai Kiamat Jadi Rumah Besar Aswaja
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Islamoderat.com ~ Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab berharap Nahdlatul Ulama (NU) tetap menjadi rumah besar Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) sampai kiamat. Menurut Habib Rizieq, keberaaan NU sebagai rumah besar Aswaja adalah harga mati. "Makanya tadi saya katakan, kita harus berjuang, berdo'a, agar Nahdlatul Ulama sampai hari kiamat, tidak bisa tidak. Harga mati. Harus tetap menjadi rumah besar Ahlussunnah wal Jama'ah.", harap Habib Rizieq dalam sebuah acara Haul di Masjid Al-Awwabin Cilandak Jakarta selatan, Mei 2015 lalu. Dalam acara itu, Habib Rizieq mengajak segenap Aswaja untuk merapatkan barisan dan menyatukan potensi sebagai mayoritas kaum muslimin yang ada di Indonesia. Keberadaan Aswaja saat ini, menurut Rizieq, dalam keadaan yang kritis karena serangan berbagai kelompok, seperti Wahhabi, Syi'ah dan Liberal. "Saat ini Aswaja berada pada posisi yang sangat kritis dan bahaya. Apalagi disekitar ini muncu...
RANTING NU KRAMATSUKOHARJO GELAR SANTUNAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
JEMBER JAWA TIMUR , Pengurus Ranting NU Kramatsoharjo Kec. Tanggul Kab. Jember kembali melaksanakan agenda Tahunan, yaitu Santunan Anak Yatim, acara ini berlangsung pada hari Selasa, 10 Muharram 1438 / 11 Oktober 2016, di tampak hadir Kapolsek Tanggul, AKP Bambang Setiawan, SH., MH bersama muspika tanggul, MWC NU Tanggul serta tokoh masyarakat tanggul menghadiri kegiatan gebyar tahun baru islam dan santunan anak yatim di Ponpes Nurul Islam, dusun Suko Barat desa Kramat Sukoharjo kec. Tanggul. Dalam kesempatan tersebut. Kapolsek juga memberikan himbauan kepada siswa/santri maupun orang tuanya terkait kenakalan remaja, penyalahgunaan NARKOBA/obat-obatan/Miras dan mensosialisasikan program-program inovasi dari Kapolres jember (AKBP. HM. Sabilul Alif, SH., SIK., M.Si.), semoga dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan tali silaturrahmi antara polri dengan semua lapisan masyarakat yang harmonis, Untuk itu untuk menciptakan situasi yang kondusif, POLRI diwajibkan ...
HASIL RAPAT NU DAN BANOM NU KEC. TANGGUL, 23 Oktober 2016
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
HASIL KEPUTUSAN RAPAT MWC, BANOM, DAN RANTING NU TANGGUL Nomor : 186/MWC/Tanf/L.32.23/X/2016, 23 Muharram 1438 / 23 Oktober 2016 UNDANGAN (SMS + WA) Nomor : 185/MWC/Tanf/L.32.23/X/2016, tanggal : 22 Muharram 1438 / 22 Oktober 2016 Hari, Tgl : Minggu Malam Senin, 22 Muharram 1438 H / 23 Oktober 2016 M Jam : 19.00 WIB Tempat : Rumah H. Sanuri PELAKSANAAN A. Tawassul dan Doa : KH. Aunul Karim B. Hadir : 13 Orang ( terlampir ) C. Risalah 1. Ke Jember berjalan sendiri-sendiri / tidak dikoordinir MWC NU Tanggul 2. Pengurus Banom/ranting bertanggung jawab atas anggota/jamaahnya. 3. Koordinator rombongan : ...
Tiga Alasan Mengapa Presiden Mesti Tetapkan Hari Santri
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Selasa, 29 September 2015 09:00 Nasional Jakarta, NU Online Ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) KH Abdul Ghoffar Rozien menyerukan agar Presiden Joko Widodo menepati janjinya dalam kampanye. Jika Presiden pernah mengusulkan 1 Muharam, RMI berpendapat 22 Oktober lebih tepat karena alasan historis.“Ribuan pesantren dan jutaan santri sudah menunggu keputusan Presiden terkait dengan Hari Santri Nasional. Kebijakan itu, menguatkan marwah negara,” ungkap Rozien Ia mengatakan, langkah presiden Jokowi sudah tepat untuk memberikan penghormatan kepada santri, karena jasa-jasa pesantren di masa lalu yang luar biasa untuk memperjuangkan kemerdekaan serta mengawal kokohnya NKRI,” terang Gus Rozien. Menurut Gus Rozien, latar belakang pentingnya Hari Santri Nasional adalah untuk menghormati sejarah perjuangan bangsa ini. “Hari Santri Nasional tidak sekadar memberi dukungan terhadap kelompok santri. Justru, inilah penghormatan negara terha...